Hari ini semua guru
SDS Surya Persada sedang menantikan kehadiran seorang trainer dari Mantica
Education. Tiga hari kedepan kami terjadwalkan akan diberi pelatihan tentang
bigbook dan literasi yang nantinya akan diterapkan menjadi salah satu kegiatan
morning cycle dan kegiatan rutin pada pembelajaran di kelas. Kegiatan ini akan
dilaksanakan mulai tanggal 19-21 Juli 2017 di SDS Surya Persada. Akhirnya yang
ditunggu tiba juga, Ibu Riri Eka Pratiwi namanya. Seorang pribadi yang ramah,
cantik, pandai bergaul, dan juga cerdas. Beliau yang diutus dari tim Mantica
Education untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang literasi. Pelatihan dimulai
siang hari karena kami sudah sepakat tidak akan mengganggu kegiatan belajar
mengajar di sekolah, sehingga kegiatan dilakukan setelah siswa-siswa pulang
sekolah.
Pada hari
pertama, Bu Riri memperkenalkan diri kepada kami. Beliau awali kegiatan dengan
bercerita tentang perjalanannya dari Bandung sampai tiba di Mess PT SINP-PBNA.
Sungguh cerita yang sangat menarik, karena Bu Riri menceritakannya dengan
intonasi dan ekspresi yang sesuai dengan isi cerita. Bu Riri kemudian
memberikan penjelasan mengenai jurnal kelas. Di awal kegiatan Bu Riri selalu
memulai kegiatan dengan ice breaking agar guru-guru ceria dan tertarik
mengikuti pelatihan. Kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB dengan meminta setiap
guru membuat resume pada hari tersebut.
Pada hari kedua,
seperti biasa Bu Riri membuka kegiatan dengan ice breaking. Ice breaking kali
ini kami diajak bermain menjadi pencuri dan polisi. Tawa pecah ketika permainan
dimulai. Kami sangat antusias menjalankan instruksi permainan. Selanjutnya kami
dijelaskan tentang macam-macam teknik
bercerita dan jug acara bercerita yang menarik. Ada tujuh teknik bercerita yang
bisa dilakukan di kelas:
1.
Meminta anak mencari kata atau kalimat yang sudah
atau belum ditentukan
2.
Menunjuk anak sebagai duta baca kelas
3.
Bercerita dengan bigbook
4.
Bercerita dengan boneka jari
5.
Bercerita dengan stik es krim
6.
Bercerita dengan monolog
7.
Bercerita dengan jurnal harian anak
Setelah kami
tahu tentang berbagai teknik bercerita, kami kemudian diminta membuat bigbook
dari benda-benda disekitar. Alat dan bahan yang disediakan Bu Riri diantaranya
buku gambar, lem kayu, spidol, kertas lipat dan gunting. Kami diminta mencari
bahan disekitar sekolah untuk membuat gambar di dalam bigbook. Kami dibagi
menjadi tiga kelompok. Kami memilih tema yang berbeda, ada yang membuat bigbook
tentang kebun sawit, ada tentang transportasi dan juga tentang rumah.
Masing-masing kelompok mengkreasikan bigbooknya dengan bahan-bahan yang mudah
ditemukan. Kami juga diminta membuat lagu dari bigbook yang telah kami buat.
Kegiatan berakhir dengan membuat resume tentang hal yang sudah dilakukan pada hari
itu dan kami juga diberikan PR untuk membuat cerita singkat dengan tema
dibebaskan setiap guru.
Pada hari
ketiga sekaligus hari terakhir kami satu persatu membacakan cerita yang telah
kami buat disertai dengan ekspresi dan intonasi yang sesuai dengan cerita
masing-masing. Sebelum kami bercerita, beberapa orang dari kami diminta
membacakan teks yang telah disiapkan oleh Bu Riri dengan memperhatikan intonasi
yang tepat. Ada yang membacakan pengumuman dari pramugari, reporter sepakbola
dan juga dialog singkat anak-anak. Kami tertawa ketika teman-teman kami
memperagakan posisi sebagai pramugari dan pembaca sepakbola. Selanjutnya satu
persatu guru menceritakan cerita yang telah dibuat sebelumnya di depan
guru-guru lainnya. Kami diminta berkomentar tentang penampilan masing-masing
guru. Kegiatan ini disertai dengan becandaan antar guru. Kegiatan diakhiri
dengan presentasi bigbook masing-masing dan foto bersama dengan Bu Riri. Kami
sangat senang dengan kegiatan ini karena sangat bermanfaat, agar kami bisa
menciptakan kondisi kelas yang mengasyikkan dengan kegiatan literasi.
Terimakasih Mantica Edication, terimakasih Bu Riri atas kebaikannya berbagi
ilmu pada kami semua. (Indah Nurcahyani,
S.Pd)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar