Cari Blog Ini

Rabu, 15 Juli 2015

ISRO’ MI’RAJ DAN GENERASI EMAS


Peringatan Isro' Mi'raj Nabi Muhammad SAW SDS SURYA PERSADA

Dalam upaya peningkatan keimanan siswa-siswi SDS surya persada dan TK Karakter, yang bernaung di bawah PT SINP-PBNA (AAL group) mengadakan peringatan isro’ mi’roz Nabi Muhammad Saw. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Nusantara PT SINP-PBNA pada Jum’at 15 mei 2015, dengan menghadirkan K.H. Aceng Akbarul Muslim, LC M.H. dari Kota bandung. 
Tema yang diambil kali ini adalah “ DENGAN PERINGATAN ISRO’ MI’ROZ KITA JADIKAN GENERASI EMAS YANG CINTA ALLAH DAN RASUL-NYA.
Pengajian Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan, khususnya dalam meyakini peristiwa isro’mi’roz Nabi Muhammad Saw sekitar 15 abad yang lalu. Karena peristiwa isro’ mi’roz akan sulit diterima jika hanya menggunakan logika semata. Selain itu, peristiwa ini dapat digunakan sebagai landasan dan motivasi  dalam mewujudkan generasi emas.
Dalam acara ini tampil hafidhah atas nama Dzalfa Mufidah, yang menghafal juz amma. Sedang hafidh atas nama Alifyan Naufal Aflaha yang menghafal juz 1, dan siswa dari TK Karakter.  Ketiganya mendapat hadiah dari Ustad Aceng Akbarul Muslim, LC M.H.
Menurut K.H. Aceng Akbarul Muslim,LC M.H. generasi emas adalah generasi yang sebagaimana generasi yang digambarkan dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 15 yang artinya : “ Sesungguhnya orang-orang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah Swt dan RasulNya; kemudian mereka berjihad dengan harta, dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.”(Q.S. Al-Hujurat (49) : (15)
Dari terjemah Q.S. Al-Hujurat ayat 15 di atas terdapat beberapa syarat untuk menjadi generasi emas yakni :
1.    Harus beriman kepada Allah dan rasulnya
2.    Senantiasa bersikap istiqomah dalam amal sholehnya, dan
3.    Jihad fi sabililah (berjuang di jalan Allah)
Beriman kepada Allah, meyakini sepenuh hati syahadat tauhid yang diikrarkannya. Takut hanya kepada Allah semata. Orang yang demikian terkendali perilakunya. Setiap tindakan yang dilakukannya didasarkan atas hukum Allah, dengan pertimbangan Allah ridho/tidak.
Beriman kepada rasul berarti meyakini keberadaannya, misi yang dibawanya, serta mencintai rasul itu sendiri, menjadikan rasul sebagai suri tauladan dalam kehidupan ini.
            Istiqomah dapat diartikan kontinyu, terus menerus. Generasi emas islam adalah generasi yang dapat menjaga amal solehnya secara berkelanjutan. Bahwa roda berputar adalah sunnatullah, begitupun dengan iman seseorang, dapat naik atau turun. Tetapi hal ini tidak mempengaruhi ibadahnya. Bahkan cenderung berusaha keras untuk meningkatkannya.
            Selain itu, amal soleh ini harus dibiasakan semenjak kecil. Pembiasaan ini dapat dilakukan mulai dari rumah dan atau dari sekolah. Salah satu contohnya adalah pembiasaan selalu melaksanakan sholat dan membaca Al-Qur’an. Dari yang  awalnya hanya mencintai membaca Al-Qur’an lambat laun akan termotivasi untuk menghafalnya. Jika di rumah terbiasa melakukan ini, kemudian di sekolah juga tetap diarahkan, maka akan menghasilkan hal tersebut. Untuk mewujudkannya diperlukan sinergi antara  guru dan orang tua.
            Berikutnya jihad fi sabililah (berjuang di jalan Allah). Berjuang dijalan Allah adalah keniscayaan bagi kita. Tentunya sesuai dengan kapasitas kita masing-masing, sesuai dengan kemampuan kita. Bagi muslim yang kaya, berjihadlah dengan hartanya. Muslim yang berilmu jihadlah dengan ilmunya, termasuk muslim yang memiliki kekuasaan gunakan kekuasaan itu untuk berjihad.
            Marilah kita jadikan setiap kita adalah bagian dari generasi emas islam yang sesuai dengan petunjuk Al-quran. Generasi emas adalah generasi yang harus memiliki ilmu, selagi muda tuntutlah ilmu sebanyak-banyaknya. Namun untuk mendapatkan ilmu perlu cara yang tepat. Yakni :
1.       Kuat
2.      Sehat
3.      Kemauan yang kuat
4.      Cerdas
5.      Hafalan/belajar
6.      Cita-cita yang kuat
7.      Dimulai sejak dini
Kuatkan dan sehatkan jasmani agar dapat selalu mencari ilmu. Tumbuhkan kemauan yang kuat (saya harus bisa) dalam diri. Milikilah tujuan  atau cita-cita agar terarah. Dimulai sejak dini, jangan menunda mencari ilmu.
Jadi buat calon generasi Emas Islam, milikilah Iman, wujudkan dalam amal sholeh secara kontinyu dan berjihadlah di jalan Allah`(Haida SDS Surya Persada)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar