Cari Blog Ini

Jumat, 12 Mei 2017

BANK SAMPAH SDS SUPER





Salam Astra. Pengelolaan sampah di SDS Surya Persada masih menjadi tantangan serius yang perlu diselesaikan bersama. Terutama yang menyangkut sampah plastik. Tak terhitung berapa banyak sampah plastik yang dihasilkan dari bungkus makanan dan botol minuman dalam sehari. Tak bisa dipungkiri bahwa setiap hari manusia menghasilkan sampah sudah tentu disadari oleh semua orang. Namun fakta bahwa 10-15% dari sampah yang dihasilkan tersebut adalah plastik, belum tentu kita sadari sepenuhnya oleh setiap orang. Dalam sebuah laporan diperkirakan 15.000 ton lebih sampah plastik dihasilkan di indonesia setiap hari.
Plastik memang sulit dipisahkan dari kehidupan manusia terlebih di jaman modern seperti sekarang ini. plastik digunakan setiap manusia mulai sebagai pembungkus makanan, sikat gigi, alat rumah tangga, hingga mobil dan pesawat terbang. Melalui perkembangan teknologi, manusia semakin dimudahkan dan diyakinkan dengan berbagai keunggulan plastik baik dari segi kekuatan, keamanan, kebutuhan energi, dan higinitas.Namun demikian, jumlah sampah plastik yang fantastis tentu menjadi masalah besar bagi lingkungan dan mahluk hidup. mengandalkan pemusnahan akhir sampah dengan landfill, menangani sampah plastik dengan cara menumpuk sampah plastik menjadi beban berat karena memerlukan puluhan bahkan ratusan tahun untuk terurai secara alamiah. Dengan cara membakar, tentu sangat merusak alam, karna asap dan sisa gas pembakaran selain berdampak buruk bagi mahluk hidup, yang tidak kalah pentingnya adalah dampak bagi lingkungan
Sebagai bentuk komitmen kamidalam rangka ikut menjaga dan melestarikan lingkungan, kami mencoba terobosan baru dengan membuat suatu Program peduli lingkungn, yakni Program “Bank Sampah Super”. Melalui program Bank Sampah ini, SDS SURYAPERSADA mengajak siswa siswi mengelola sampah dengan lebih baik dan ramah lingkugan. Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Penyetor adalah siswa siswi surya persada serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank. Dengan adanya bank sampah ini harapan kami siswa siswi dapat  mengenal dan mengerti sejak dini akan arti kepedulian kita terhadap sampah dan selalu menjaga kelestarian lingkungan. Ahir kata semoga tulisan ini bisa menggugah kembali rasa kepedulian kita terhadap lingkungan untuk kelangsungan anak cucu kita kelak. Karena kalo bukan kita, siapa lagi yang akan peduli. Sanggul Saputra Sihite